Edukasi Teknologi untuk Masa Depan
Edukasi
Teknologi untuk Masa Depan, PLN Icon Plus Gelar Sharing Knowledge untuk Peserta
Magang
Dalam
upaya mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang teknologi,
PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah menggelar sesi Sharing
Knowledge bagi peserta magang (14/03/2025). Kegiatan ini merupakan bagian
dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) bertajuk "Iconnectivity
for Education", yang bertujuan untuk memberikan pengetahuan dan
membangun talenta digital di kalangan generasi muda. Kegiatan yang berlangsung
di kantor PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah ini diikuti oleh
puluhan peserta magang dari berbagai perguruan tinggi dan Sekolah Menengah
Kejuruan (SMK).
Sebagai
perusahaan yang bergerak di bidang teknologi informasi dan komunikasi, PLN Icon
Plus menyadari pentingnya edukasi teknologi dalam menciptakan generasi yang
siap menghadapi tantangan industri digital di masa depan. Oleh karena itu,
melalui program TJSL ini, PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus berbagi ilmu
kepada para peserta magang, sehingga mereka memiliki pemahaman yang lebih luas
mengenai konektivitas digital.
Adapun
materi yang dibawakan pada Sharing Knowledge yakni pemahaman mengenai
mirotik dan fiber optik. Selain itu, para peserta magang mendapatkan wawasan
mendalam mengenai peran PLN Icon Plus dan praktek langsung mengenai join
core fiber optic yang dapat mendukung infrastruktur teknologi informasi dan
komunikasi di Indonesia, serta peluang dan tantangan di dunia industri digital.
General
Manager PLN Icon Plus Regional Sumatera Bagian Tengah, Bahru Rodi Ilmawan,
menyampaikan bahwa edukasi teknologi merupakan elemen kunci dalam menyiapkan
generasi muda yang kompeten dan inovatif. Ia menekankan pentingnya membekali
peserta magang dengan wawasan tentang konektivitas digital, yang kini menjadi
tulang punggung berbagai sektor industri.
"Kami
ingin para peserta magang tidak hanya mendapatkan pengalaman kerja, tetapi juga
pemahaman mendalam tentang bagaimana teknologi berperan dalam kehidupan
sehari-hari dan industri. PLN Icon Plus berkomitmen untuk terus mendukung
program edukasi seperti ini agar generasi muda lebih siap bersaing di era
digital," ujarnya.
Sementara
itu, Direktur Utama PLN Icon Plus, Ari Rahmat Indra Cahyadi, menegaskan bahwa
perusahaan tidak hanya berfokus pada pengembangan infrastruktur teknologi,
tetapi juga pada peningkatan kualitas SDM yang akan menjadi motor penggerak
transformasi digital di Indonesia. Menurutnya, investasi dalam sumber daya
manusia adalah langkah strategis untuk memastikan keberlanjutan inovasi di
sektor teknologi.
"Melalui
program TJSL “Iconnectivity for Education”, kami ingin memberikan
kontribusi nyata dalam membangun talenta digital di Indonesia. Kami berharap
program ini bisa menjadi jembatan bagi generasi muda untuk lebih memahami dunia
industri dan bagaimana mereka bisa berkontribusi dalam perkembangan teknologi
di masa depan," jelasnya.
Selain sesi materi dari para
profesional di PLN Icon Plus, peserta magang juga mendapatkan kesempatan untuk
berdiskusi secara langsung dan berbagi pengalaman dengan para ahli industri.
Hal ini memberikan mereka gambaran nyata mengenai dunia kerja dan tantangan
yang akan dihadapi setelah lulus dari perguruan tinggi.
Salah satu peserta magang, Rhevin
dari Politeknik Negeri Padang, mengungkapkan bahwa kegiatan ini sangat
bermanfaat baginya. “Saya mendapatkan banyak wawasan baru tentang bagaimana
teknologi dapat diterapkan dalam berbagai sektor. Ini memberikan saya motivasi lebih
untuk terus belajar dan mengembangkan diri,” ujarnya.
Dengan
adanya program Sharing Knowledge yang menjadi bagian dari TJSL Iconnectivity
for Education, PLN Icon Plus berharap dapat terus menjadi bagian dari upaya
menciptakan generasi muda yang siap menghadapi tantangan industri digital. Program
ini juga menjadi bukti nyata bahwa kolaborasi antara dunia industri dan
pendidikan dapat memberikan manfaat besar bagi masa depan teknologi di
Indonesia.
Ke depan, PLN Icon Plus berencana
untuk terus mengembangkan program edukasi teknologi serupa, baik dalam bentuk
magang, pelatihan, maupun kerja sama dengan berbagai institusi pendidikan.
Dengan demikian, semakin banyak generasi muda yang memiliki kompetensi di
bidang teknologi dan siap untuk membawa Indonesia menuju era digital yang lebih
maju.



Komentar
Posting Komentar